Langsung ke konten utama

Menolak Lupa

Gua belom bisa lupa semuanya. terlalu banyak pengalaman baru yanng gua alamin sama lo.

well, gua pernah bilang lo humoris kan? iya lo emang lucu. lucu banget. sampe bikin gua ketawa mulu. tapi sekarang, ketawa gua jadi bercampur sama tangisan

 karena apa ? lo pergi saat gua percaya yang gua temuin adalah cinta.


Jujur, gua capek. Lo terlalu gak peka dan gak perasa. Lain kali, jangan masuk kehidup orang kalo cuma mau nyakitin.


ps: kalo gua boleh milih, kayaknya lebih baik gua gak kenal sama lo dari awal kalo ujung-ujungnya gua disuruh lupain lo.



K♥

Komentar

Postingan populer dari blog ini

menyentuh Kenangan

Malam ini, sosokmu berhasil menyeretku lagi untuk menyentuh kenangan. Sudah sekian kali aku diam-diam menyebut namamu dalam sepi. Membawa ku menuju masa yang seharusnya aku lupakan namun tak dapat terhapus 0leh angkuhnya waktu dan jarak. Memaksaku untuk menatap kembali setiap episode saat aku dan kamu masih merasakan perasaan tak terdefinisi itu; cinta.           Semua terjadi begitu cepat, kita berkenalan lalu tiba-tiba merasakan perasaan yang aneh. Lalu kamu menjelma menjadi senyum yang tak bisa kujelaskkan lewat kata-kata. Kamu menjadi penyemangat saat asa ku perlahan menghilang. Dan kamu mulai memenuhi relung-relung hatiku.            Aku selalu ingat caramu menggodaku, Caramu meredam emosiku ketika memuncak, dan aku selalu ingat Kerutan matamu yang aneh namun tetap mempesona dalam pandanganku. Hal-hal itulah yang membuat memoriku susah melupakanmu. Sungguh! Kalau boleh jujur, kau...

Lagi, tentang kamu (yang kini mulai ku tempatkan di sudut hatiku yang terdalam)

Lagi, tentang kamu. Kalau kau mau aku bercerita dengan sangat jujur, sejak mengenalmu aku tak peduli bagaimana orang menilai mu.sejak itu, aku tak tau ada faktor yang entah dinamakan apa,   yang membuatku tak ingin meninggalkan ponsel barang sedetikpun. Kamu tentu tidak tau rasanya, perasaan ini begitu sulit untuk ku deskripsikan, sayang. Kamu tentu tidak tahu bagaimana rasanya jadi aku, jadi orang yang sulit bernafas ketika tak ada kabar darimu. Kamu juga tentu tidak akan pernah tahu, betapa rasanya setiap malam aku selalu tersenyum saat membaca ulang pesan singkat darimu. percakapan-percakapan bodoh kit a di penghujung malam, dan selera humormu yang selalu menjadi alasan senyumku sebelum beranjak memejamkan mata.  Ah sepertinya kini kamu telah membajak otakku. Entahlah, tapi aku mulai merasa setiap sel diotakku seperti diisi oleh KAMU. Kamu yang selalu hadir di benakku dengan bentuk dan rupa yang berbeda. Kamu sangat menggangguku, tuan! bahkan sahabatku p...

MAAF?

Jujur gue bukan tipe orang  yang pemaaf.  Saat orang nyakitin gua, gua bakal inget terus apa yang dia lakuin. terserah deh mau dibilang dendaman atau gimana. tapi bagi gue, memaafkan bukan hanya sekadar formalitas kata-kata  "iya gue udah maafin elo kok"  tapi lebih jauh dari itu, ada makna keikhlasan yang terkandung didalam kata maaf. Jadi gini, saat gua disakitin otomatis diri gua bakal membuat tembok pertahanan supaya gak kena perangkap yang sama. Yaa.. itu semua karena kepercayaan yang luntur. Seseorang pernah bilang ke gua,  "kepercayaan itu kayak kaca, sekali dijatuhin, dan pecah pada akhirnya ga akan bisa lagi utuh kayak semula meskipun udah dirangkai kembali."  Meskipun gue udah ngasih maaf buat orang, bukan berarti gua ngasih kesempatan ke dia untuk nyakitin gue lagi. ada konsekuensi yang harus dibayar untuk seseorang yang udah menghancurkan kepercayaan. intinya sih mawas diri. semua orang berpotensi jadi musuh. Entah temen, sahabat, pacar at...